Lantai dalah bagian dari gedung yang memerlukan perhatian khusus, karena hal ini menyangkut penilaian orang terhadap kebersihan dan image gedung /rumah secara keseluruhan. Oleh sebab itu, lantai merupakan salah satu asset dari gedung yang harus dipelihara dengan perawatan secara teratur.
Dibawah ini akan saya jelaskan sistem dan produk perawatan lantai secara lengkap sesuai dengan kebutuhannya :
Sistem perawatan lantai dibedakan menurut jenis adalah sebagai berikut :
- Lantai Vinyl
- Lantai Terazzo/ semen
- Lantai Marmer
- Lantai Kayu ( Parquet )
Secara umum, untuk keempat jenis lantai tersebut dapat diterapkan langkah-langkah dasar yang sama yaitu :
1. Stripping
Stripping adalah langkah awal dalam perawatan lantai yang harus diterapkan pada hampir semua jenis lantai ( kecuali lantai karpet ). Dilakukan sebagai persiapan sebelum lantai diberi lapisan pelindung. Stripping dilakukan menggunakan bahan yang disebut Stripper, berfungsi untuk mengangkat semua kotoran termasuk lapisan wax yang lama.
Chemical yang digunakan : WAX STRIP
2. Sealing
Sealing dilakukan setelah lantai berada dalam keadaan benar-benar bersih, dari segala macam kotoran dan lapisan wax yang lama. Bahan untuk tahap ini disebut Sealer, berfungsi untuk menutup pori-pori lantai dan melindungi lantai terhadap perembesan cairan yang tumpah, sehingga lantai menjadi mudah dibersihkan.
Chemical yang digunakan : FORTIFY
3. Finishing
Finishing dilakukan sebagai tahap akhir dalam proses General Cleaning ( Stripping, Sealing, Finishing ). Lantai diberi lapisan finishing, untuk melindunginya terhadap gesekan sepatu, kaki meja/kursi, dan benda-benda lain yang melewati lantai tersebut yang dapat menyebabkan goresan yang merusak lantai apabila lantai tidak dilindungi.
Chemical yang digunakan : NEW COMPLITE
- Daily Cleaning & Maintaining ( perawatan & pembersihan harian )
Daily cleaning adalah tahap yang harus dilakukan secara teratur setiap hari, sesuai dengan traffic/ arus yang melintasi lantai tersebut. Pembersihan lantai secara teratur diperlukan untuk menjaga kebersihan dan keindahan lantai, karena kotoran yang tinggal dipermukaan lantai akan tinggal diam di satu tempat, tetapi akan terbawa oleh arus yang melintasi lantai tersebut, mengotori seluruh permukaan lantai yang banyak dilewati. Proses Cleaning yang biasa dilakukan adalah :
- a. Dust mopping : menyapu ( menghilangkan kotoran kering/debu yang tidak menempel pada lantai ).
- b. Damp mopping : mengepel setengah basah ( menghilangkan kotoran yang menempel ).
- c. Wet mopping : mengepel basah ( menghilangkan kotoran yang sulit dihilangkan ).
- d. Scrubbing : menyikat (menghilangkan kotoran yang melekat pada lantai dan sangat sulit dihilangkan ), menggunakan mesin scrubbing dengan pad warna hijau /biru atau sikat.
- e. Dry buffing : memoles lantai ( menghilangkan goresan alas sepatu dan mengembalikan kilap dari finish pada lantai ), menggunakan mesin poles dengan warna putih.
Maintaining adalah pemeliharaan lantai agar lapisan pelindung yang terdapat pada permukaan lantai tetap berkilap. Beberapa metode yang dapat digunakan untuk pemeliharaan lantai :
- a. Top Scrubbing : mengelupas lapisan atas finish pada lantai yang sudah banyak terkena goresan, mengunakan pad warna biru/hijau dengan larutan stripper WAX STRIP atau FREEDOM dengan dilusi 1:12 ( 1 bagian stripper dicampur dengan 12 bagian air ).
- b. Spray Buffing : lantai disemprot dengan finish sambil dipoles menggunakan pad warna merah.
- c. Re-coating : memberi lapisan finish ulang pada lantai yang telah di scrubbing.
Chemical yang digunakan : NEW COMPLITE
5. Crystallizing ( Khusus untuk lantai marmer)
Chemical yang digunakan : PASTA BANCA, MARBLE BRIGHT

Terimakasih atas tulisannya, ini sangat membantu dan bermanfaat, semoga anda sll diberi kesehatan n keberkahaan, shg dpt menulis tip2 lain lg yg jg dpt bermanfaat.
sama-sama pa?